BAB 6 Pemrograman Berorientasi Objek
Pengertian Pemrograman
Berorientasi Objek
Pengertian
Pemrograman berorientasi objek adalah cara yang dilakukan untuk membuat suatu
program dengan memanfaatkan objek. Pemrograman ini juga dinamakan OOP atau
Object Oriented Progamming yang sebenarnya objek sendiri memiliki data yang di
dalamnya menjelaskan atribut dari objek tersebut. Selain itu, ia juga
memiliki function atau
sebuah prosedur yang lebih dikenal dengan sebutan method.
Secara sederhana, pemrograman berorientasi
objek bisa diartikan sebagai konsep untuk membuat program dengan cara
memecahkan permasalahan yang ada di dalam program tersebut dengan menggunakan
objek. Objek di sini nanti bisa dijadikan sebagai fungsi khusus yang dibuat
secara mandiri. Pada saat membuat aplikasi, maka objek-objek tersebut akan
saling bertukar data sehingga bisa mendapatkan hasil akhir yang diinginkan.
Sementara itu,
berbeda dengan konsep yang dimiliki oleh function yang
ada dalam pemrograman, sebuah objek dapat memiliki data dan juga function-nya sendiri.
Fungsi dari setiap objek tersebut nanti akan ditujukan agar dapat mengerjakan
tugas dan juga bisa menghasilkan sebuah nilai akhir yang selanjutnya dapat
digunakan maupun ditampilkan oleh objek yang lainnya.
Macam-Macam Bahasa Pemrograman
yang Support OOP
Lalu apa saja macam-macam pemgoraman yang
support OOP? Berikut ini kami akan memberikan jawabannya khusus untuk Anda.
§ Java
§ PHP
§ Ruby
§ C++
§ Python
§ C#
§ Delphi
§ Perl
§ Net
Istilah-Istilah yang Digunakan
dalam Bahasa Pemrograman Berbasis Objek
Sementara itu, berikut ini kami akan
menjelaskan tentang beberapa istilah umum yang masih berkaitan dengan
pemrograman berorientasi objek.
§ Class: merupakan
sebuah cetakan yang berasal dari objek. Di dalam class terdapat berbagai kode
yang isinya penjelasan tentang bagaimana sebuah objek tersebut berperilaku dan
juga berinteraksi antara yang satu dengan yang lainnya. Class ini nanti akan
diartikan sebagai sebuah template atau cetakan.
§ Property: merupakan
sebuah variabel yang digunakan di dalam class. Namun perlu diingat bahwa
property tidak berada di dalam method maupun juga fungsi di dalam class.
§ Method: bagian
ini merupakan fungsi yang terdapat di dalam class. Anda bisa mengakses dengan
menggunakan 3 jenis modifier atau user. Di dalam sebuah pemrograman, method
digunakan untuk menyimpan state variabel dan kemudian mengimplementasikan
perilakunya dengan menggunakan method.
§ Object: dalam
istilah pemrograman, objek merupakan bagian yang ada di dalam suatu program. Di
dalam objek terdapat banyak method dan variabel yang saling terhubung dan
saling berinteraksi antara yang satu dengan yang lainnya.
§ Overloading: merupakan
pemisah yang ada di dalam class. Misalnya sebuah mobil yang memiliki method
info, dan juga truk yang mempunyai method yang tidak jauh berbeda. Hal inilah
yang dinamakan sebagai overloading. Jika nanti mobil tersebut menggunakan atau
memanggil method info, maka yang dikerjakan adalah method info yang terdapat di
dalam class mobil. Namun ketika truk memanggil method info, akan ada dua
kemungkinan. method info yang ada di dalam class truk atau malah yang terdapat
di dalam class mobil.
Kelebihan Menggunakan
Pemrograman Berorientasi Objek
Di bawah ini kami sudah memiliki informasi
yang berkaitan dengan apa saja kelebihan ketika Anda mempelajari dan
menggunakan pemrograman berorientasi objek.
§ Faster
Development: merupakan sebuah metode yang memiliki banyak dukungan dari library
objek. Dengan begitu, maka sebuah program bisa diselesaikan dalam waktu yang
cepat sehingga bsia lanjut ke objek atau projek selanjutnya.
§ Improved
Software Development Productivity: merupakan sebuah sistem yang dimodifikasi
tanpa harus melibatkan banyak modul. Artinya, hanya objek yang nanti akan
terlibat dalam sistem tersebut. Selain itu, sistem program juga bisa
dikembangkan sampai masuk ke ranah yang lebih kompleks.
§ Improved
Software Maintainability:merupakan salah satu bagian yang ada pada software
yang mudah diperbaiki meskipun berada dalam skala yang besar.
§ Lower
Cost of Development: termasuk bagian dari faster development yang digunakan
untuk mengurangi biaya pengembangan ketika membuat sebuah program.
§ Higher
Quality Software: merupakan bagian dari faster development yang dapat
memberikan banyak waktu dan juga sumber daya yang akan digunakann untuk
memverifikasi software.
Kelemahan Menggunakan
Pemrograman Berorientasi Objek
Setelah mengetahui kelebihannya, Anda juga
harus tahu apa saja kekurangan menggunakan program berorientasi objek. Berikut
ini beberapa kekurangan yang akan Anda temukan ketika menggunakan OOP:
§
Bagi beberapa program masih membutuhkan cukup
banyak waktu agar bisa terbiasa dengan adanya OOP.
§
Memiliki runtime program yang lebih lambat.
§
Untuk ukuran program yang dibuat dengan OOP
cenderung mempunyai metode yang lebih besar.
§
Tidak semua permasalahan yang ada pada program
dapat ‘disembuhkan’ dengan menggunakan OOP.
Demikian informasi yang bisa kami berikan
kepada Anda terkait apa saja pengertian pemrograman berorientasi objek beserta
konsep, macam-macam bahasa pemrograman berorientasi objek. Semoga bermanfaat.


















